PETIR77 membentuk arena dari 77 panel cahaya yang dapat aktif secara bergantian dalam susunan berbeda. Pemain memperhatikan panel yang menyala, menentukan titik berikutnya, lalu memberikan respons sebelum cahaya berpindah ke posisi lain dan membentuk rangkaian baru.
Tantangan PETIR77 tidak hanya bergantung pada kecepatan. Beberapa sesi menampilkan urutan pendek yang harus diingat terlebih dahulu sebelum seluruh panel padam. Pemain kemudian mengulang kombinasi tersebut berdasarkan posisi dan warna tanpa memperoleh petunjuk tambahan dari arena.
Tempo permainan PETIR77 dapat berubah di tengah rangkaian. Jeda antar-panel terkadang semakin singkat, sedangkan sesi lain memasukkan cahaya pengecoh yang tidak termasuk dalam urutan utama. Kondisi tersebut membuat pemain perlu membedakan panel target dengan kilatan yang hanya muncul sesaat.
Setelah satu rangkaian berakhir, PETIR77 menampilkan catatan respons dari 77 panel untuk memperlihatkan titik yang berhasil dibaca, kombinasi yang terlewat, dan perubahan ketepatan ketika tempo meningkat. Hasil tersebut dapat digunakan untuk mengenali pola yang masih sulit sebelum mencoba susunan berikutnya.